PPP SUMUT BERGERAK BERSAMA RAKYAT--- Mau Dipublikasikan, Kami Harian_Indonesiapagi.Online Siap Hadir Untuk Anda. Terima Kasih. BUKTIKAN.....!---DIJUAL HP SECOND, MOBIL SECOND, DAN SEPEDA MOTOR SECOND MURAHHH....HUB:085837686014---MAU BERDISKUSI TENTANG JURNALIS, POLITIK DAN AGAMA HUBUNGI MAHASISWA S3 PPs UIN SUMUT SUASANA NIKMAT GINTING, MA DI NOMOR HP 081396100099---KESEHATAN ITU PALING UTAMA. JAGA KESEHATAN DENGAN MADU HITAM" SILAHKAN PASANG IKLAN BARIS ANDA DI SINI, HUB. Hp: 081396100099

Jumat, 09 Oktober 2015

PMI Medan Bagikan 3.000 Masker

Bagi Masker: Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso MSPdidampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan Drs H Musa Rajekshah, membagi- bagikan Masker kepada warga di sepanjang jalan Kota Medan, kemarin.IST

PMI Medan Bagikan 3.000 Masker

·        Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso Apresiasi PMI Medan

Medan, (IP)- Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Medan memberikan 3000 masker gratis. Masker yang diharapkan dapat membantu masyarakat pengguna jalan dari kepungan asap yang menyelimuti kota Medan itu dibagikan di tiga lokasi di Kota Medan, yakni, di Merdeka Walk, Tugu SIB dan Jalan Palang Merah.
“Kita melihat keadaan udara dan cuaca sekarang ini, kabut asap sangat mengganggu pandangan terutama mengganggu kesehatan masyarakat. Jadi kami dari PMI Kota Medan yang tidak hanya bergerak di bidang donor darah, ikut peduli,” ujar Ketua PMI Kota Medan Drs H Musa Rajekshah usai membagi-bagikan masker di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (7/10).
Dikatakannya, PMI tetap aktif untuk kegiatan yang bersifat sosial, terutama untuk masyarakat. “Hari ini kita ingin membantu masyarakat tentang bagaimana supaya menghindari penyakit-penyakit yang disebabkan asap dengan membagikan masker,” katanya lagi.
Diakuinya, kegiatan sosial akan dijadikan rutinitas, bukan hanya sekadar seremonial. Dan kita juga sudah melakukan kegiatan sosial lainnya seperti membantu masyarakat korban Gunung Sinabung. “Kita lihat situasi ini sudah sangat mengganggulah, terutama kesehatan masyarakat. Selanjutnya akan kita lihat ke depan berapa banyak dibutuhkan maskernya,” tuturnya.
Terkait serangan asap terus terjadi di Kota Medan, pria yang akrab disapa Ijeck ini berharapan jangan terulang setiap tahunnya. 
Namun faktanya, asap kiriman dari provinsi lain itu, setiap tahun tetap terjadi dan justeru semakin banyak. “Kita berharap pemerintah bisa bertindak tegas. Asap ini bukan hanya unsur kesengajaan. Namun terkait kemarau panjang juga dapat sebagai pemicu kebakaran hutan. Harapannya pemerintah dapat melakukan upaya agar tidak terjadi berulang,” tegasnya yang didampingi seluruh unsur PMI Kota Medan.
Apresiasi
Sementara Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut Sugiat Santoso MSP memberikan apresiasi kepada PMI Kota Medan di bawah kepemimpinan H Musa Rajekshah (Ijek), yang peduli dengan masyarakat Kota Medan.
"Tindakan nyata PMI Kota Medan ini sangat membantu masyarakat Kota Medan, agar terhindar dari bahaya asap kebakaran hutan yang sampai hari ini belum hilang," ujar Sugiat Santoso, di sela- sela, pembagian masker kepada masyarakat Kota Medan
Lebih lanjut dikatakan Sugiat, tindakan nyata ini memang terlihat kecil. Selain bisa tercegah dari bahaya asap, aksi bagi-bagi masker memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang bahaya asap bagi kesehatan.
Sugiat Santoso yang didampingi Ketua HIPMI Sumut dan Ketua DPD KNPI Kota Medan, El Aldriansyah menambahkan, masyarakat sangat antusias menerima masker yang dibagi-bagikan Ketua PMI Kota Medan.
"Ini adalah bukti kepedulian kepada masyarakat terhadap persoalan asap yang sangat membahayakan kesehatan," ujar Sugiat Santoso yang juga kandidat Doktor S3 Program Pembangunan Universitas Sumatera Utara (USU) ini.
Selain itu, menurut Sugiat, berbagai pihak juga diajak untuk peduli dengan kondisi asap yang masih terus mengepung Sumut.

“Jangan sampai ini menjadi sesuatu yang bisa merusak kesehatan, apalagi mengakibatkan kematian di tengah- tengah masyarakat," ujar Sugiat.(Red) 
Dilantik: Pengurus DPW PPP Sumut dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Ir.H.M Romahurmuziy.IST

DPW PPP Sumut 2015-2020 Dilantik

Medan, (IP)- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menegaskan partai politik merupakan pilar utama demokrasi dan sumber utama kepemimpinan bangsa. Oleh karena itu, pengkaderan mutlak diperlukan guna menelurkan calon pemimpin masa depan yang peka terhadap persoalan rakyat.

Hal itu disampaikannya pada acara Pelantikan Pengurus DPW PPP Sumut Periode 2015-2020 sekaligus Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) I Dewan Pimpinan Wailyah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumut di Hotel Polonia, Medan, Sabtu (5/9/2015).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP Romahurmuziy, Ketua DPP PPP H Fadly Nurzal SAg yang juga Korwil Sumbagut, Ketua DPRD Sumut AJib Shah, pengurus DPW PPP Sumut dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry menyatakan, tema Mukerwil I DPW PPP Sumut yakni “Pemantapan Konsolidasi Menuju Partai Modern” harus mengusung perubahan di tubuh partai berlambang Kabah. Apalagi sepak terjang semua partai mendapat sorotan tajam dari masyarakat karena dinilai tidak mampu melahirkan pemimpin yang unggul.

“Tingginya harapan publik terhadap penyelenggaraan negara yang efektif, efisien, bersih, transparan, dan berwibawa, PPP harus dapat memberikan solusi dengan melahirkan calon pemimpin yang berintegritas dan dapat menyahuti kepentingan seluruh elemen masyarakat,” sebut Tengku Erry.

Partai politik, juga harus menjadi wadah mencetak generasi muda calon pemimpin bangsa di masa depan. Untuk itu, pengkaderan mutlak diperlukan agar regenerasi kepempinan dapat berlangsung dari masa ke masa.

“Jangan sampai kita kekurangan figur calon pemimpin masa depan. Jangan tanya lahir dari partai apa, golongan apa, suku apa atau agama apa. Yang penting ada calon pemimpin yang dapat membawa bangsa Indonesia ke masa gemilang,” harap Tengku Erry.

Selain itu, partai politik juga harus memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat luas, agar partai politik tidak lagi dianggap sebagai wadah tempat berkumpul orang-orang cerdas yang mengedepankan kepentingan pribadi atau kelompok.

“Partai politik itu ibarat sekolah. Harus melahirkan calon pemimpin masa depan. Walau lulus dari partai yang berbeda, namun tujuan tetap sama, menyelamatkan Indonesia dari kehancuran,” papar Tengku Erry.

Tidak lupa Tengku Erry mengucapkan selamat kepada Yulizar Parlagutan Lubis sebagai Ketua DPW PPP Sumut masa bakti 2015-2020 dan pengurus DPW PPP Sumut yang terpilih untuk menjalankan roda partai. Selain itu, pengurus DPW PPP Sumut yang dilantik, diharapkan terus mengembangkan dan meningkatkan program kerja dengan tetap memiliki rasa kebersamaan serta menjaga kekompakan dan solidaritas sesama pengurus dan kader serta dapat mejadi solusi dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, karena jabatan itu adalah amanah dari Allah yang harus dilaksanakan dengan baik, agar apa yang menjadi harapan dari organisasi dapat memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya,” pesan Tengku Erry.

Sementara Ketua DPP PPP Romahurmuziy mengatakan, konsolidasi merupakan sebuah keniscayaan agar organisasi tetap berjalan optimal.

“Setiap undangan konsolidasi dari daerah, kami berupaya untuk selalu hadir. Konsolidasi sangat penting bagi tumbuh kembang partai,” ujar Romahurmuziy.

Usai melantik pengurus DPW PPP Sumut, Romahurmuziy juga memberikan pengarahan kepada Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut dari PPP.

“Kader PPP di parlemen harus bisa memperjuangkan aspirasi rakyat. Itu tugas utama kader PPP,” tegas Romahurmuziy.(Red)


Selasa, 22 Juli 2014

Rektor UIN: Kita tak Kompromi dengan Kecurangan



Rektor UIN: Kita tak Kompromi dengan Kecurangan



Rektor UIN: Komaruddin Hidayat
Jakarta, (IP) - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komarudin Hidayat mengatakan, jika ada praktik kecurangan dalam proses pemilihan presiden (pilpres) maka harus diproses secara hukum.

"Karena kita tidak ada kompromi dengan kecurangan," tandas Komarudin di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu (23/7/2014).
Menurut dia, para elite politik harus menurunkan tensi politi pasca pilpres.
"Toh kalau ada kisruh biar di lokalisir elite parpol, dan selesaikan secara jalur hukum dan percayakan pada konstitusi negara," ujarnya.
"Saya juga hargai Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo bisa menunjukkan ketidakadilan, kecurangan, tunjukan ke hukum," kata dia.
Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pilpres 9 Juli lalu. Pasangan nomor urut dua itu memperoleh 70.997.833 suara atau 53,15%.
Sedangkan pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memperoleh 62.576.444 suara atau 46,85%.
Namun, sebelum penetapan pemenang pilpres itu, Prabowo menyatakan menolak seluruh proses rekapitulasi suara karena diduga terdapat kecurangan. Dia menilai penyelenggaraan pilpres cacat hukum. Melalui tim hukumnya, Prabowo-Hatta berencana mengajukan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi. (IDK)

"Fraksi D" Tempat Bersilaturahim Aktivis Sumut




"Fraksi D" Tempat Bersilaturahim Aktivis Sumut

Medan, (IP)- Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut Ir H Akhmad Yasyir Ridho Loebis menyampaikan bahwa komunitas' Fraksi D', merupakan tempat bersilaturahimnya para aktivis pemuda, ormas dan partai politik yang ada di Sumut maupun tingkat Nasional.
"Silaturahim ini harus terus dilakukan tidak hanya saat berbuka puasa tiap tahunnya. Sebab, kegiatan ini sangat baik dilakukan secara kontiniu," ujar Yasyir Ridho Loebis, pada acara buka puasa bersama dengan aktivis dan para mantan Demonstran, di Masjid Ulul Albab IAIN Sumut, Jumat (18/7).
Hadir pada acara Tersebut Anggota Komisi Informasi Publik (KIP) M. Sahyan, Kepala Kasub Satpol PP Sumut Joni Koto, anggota Dewan terpilih dar Partai Golkar di Kabupaten Palas M Yusuf Pasaribu, Wakil Ketua Gerindra Sumut Sugiat Santoso MSp, Wakil Sekertaris PPP Sumut, Jon Masren Saragih SPd, Jonson Sihaloho, Sekertaris Hanura Deliserdang Andika Sitepu, Ketua Himmah Sumut N Yakin Sitorus, Ketua HMI Sumut Anggi RH, dan puluhan aktifis lainnya.
Yasyir Ridho Loebis yang juga anggota Dewan Sumut terpilih pada pileg yang baru digelar ini menekankan bahwa silaturahmi merupakan komunikasi yang paling efektif dalam membangun kekuatan untuk memajukan pemuda di Sumut.
"Dengan komunikasi yang baik dan tidak ada yang terputus ataupun yang tersumbat maka, semua akan berjalan dengan baik, sehingga pemuda dan aktivis lainnya dan memberikan konstribusi bagi bangsa dan negara," ujar Yasyir Ridho Loebis yang juga saat ini menjabat sebagai Sekertaris Golkar Sumut.
Sugiat Santoso MSp tokoh politik Sumatera Utara ini pada kesempatan juga menambahkan, aktivis dan para mantan aktivis harus bisa memberikan apa yang terbaik bagi bangsa dan negara.
"Untuk itu mari kita mempersiapkan diri kita dengan berbagai skill dan konsep pemikiran. Sebab, kita adalah generasi emas yang akan mengisi tampuk kepemimpinan di berbagai tingkatan," ujar Sugiat Santoso yang juga kandidat Doktoral di USU ini.
Aktivis Pemuda harus siap bersaing dan berkompetisi dengan siapapun, termasuk para senioren. Sebab, bagi pemuda dan aktivis berjuang adalah sebuah ibadah dan jihad.
" Dibulan suci Ramadhan ini mudah- mudahan akan lahirlah pemimpin- pemimpin dari kita kalangan aktivis muda ini sehingga bisa lebih cepat membuat perubahan di Medan, Sumut dan daerah lainnya," ujar Sugiat Santoso.
Kesuksesan aktivis yang berkumpul di Komunitas 'Fraksi D' di Jalan IAIN No 1 ini semakin banyak diantaranya, Dedi Iskandar (Sekertaris KNPI Sumut) terpilih menjadi Anggota DPD RI, Fadly Nurzal SAg (Ketua PPP Sumut) Terpilih menjadi Anggota DPR RI, Mulia Banurea SAg (Ketua KPU Sumut), dan puluhan anggota dewan dan lainnya diberbagai kab/kota.(GNT)

Sabtu, 20 Juli 2013

Andika Sitepu : "Selamatkan Deli Serdang"




Andika Sitepu : "Selamatkan Deli Serdang"
Medan, (IP)- Kondisi Kabupaten Deli Serdang saat ini laksana "telur di atas tanduk". Pasalnya, banyak persoalan- persoalan yang bersentuhan dengan rakyat kecil seperti pembangunan infrastruktur jalan, persoalan tanah, pendidikan termasuk juga kesehatan.
" Kondisi Kabupaten Deli Serdang saat ini harus segera di Selamatkan, jika tidak maka kehancuran yang akan datang," ujar Sekertaris Hanura DS Andika Sitepu, kepada wartawan, kemarin.
Menurut Andika Sitepu, rakyat DS saat ini menginginkan pembangunan yang merata di berbagai daerah. Baik itu pembangunan jalan maupun infrastruktur lainnya." Sehingga tidak ada kesan "anak tiri" di dalam pembangunan DS," ujar Andika Sitepu.
Ia memaparkan, selain kondisi pembangunan perlu juga ditinjau ulang kondisi dari kebijakan pemerintah DS yang menghapuskan PD Kebersihan dan mengembalikan ke perangkat desa dalam penanggulangan sampah sangat membuat masyarakat menjadi resah.
Pasalnya, lanjut Andika Sitepu, saat ini banyak sampah berserakan tidak terurus dan membuat pemandangan menjadi tidak indah, bahkan dari itu, sampah yang bertumpukan dimana- mana dikhawatirkan akan membuat penyakit dan penyebab banjir.
"Dengan kebijakan itu maka bukan semakin baik, tetapi menjadi semraut dan bisa menimbulkan penyakit dan banjir," ujar Andika Sitepu.
Kondisi seperti itu juga bisa membuat investor tidak berminat menanamkan investasinya di DS. Apalagi saat ini DS akan menjadi tempat dimana ada bandara internasional.
"Ini merupakan sinyal yang harus diperbaiki demi kemajuan DS ke depan," ujar Andika Sitepu.
Andika juga menyoroti tentang kekurang tegasan Pemkab DS dalam persoalan tanah eks HGU PTPN.
Dimana, seharusnya Bupati DS dalam hal ini bisa bersikap tegas memberikan kejelasan bagi rakyat. Sehingga bisa menghindari konflik horizontal.
" Kalau pemerintah bersikap tegas terkait persoalan tanah eks HGU PTPN II maka masyarakat tidak perlu konflik bahkan mempertaruhkan nyawa. Katakan kalau itu dilepas untuk rakyat atau sebaliknya. Sehingga ada kejelasan," ujar Andika Sitepu.
Persoalan yang tak kalah penting adalah kesehatan dan pendidikan di DS. Ini harus segera diperbaiki dengan baik. Sehingga masyarakat bisa menjalani hidup dengan sejahtera dan dapat menyambut masa depan dengan penuh harapan.
" Kalau masyarakat sakit apalagi tak memiliki sekolah maka bagaimana nasib mereka ke depan. Ini harus ditanggulangi sesegera mungkin, bukan hanya jargon semata," tegasnya.
Untuk itu, kita akan berupaya di legislatif DS agar kebijakan yang harus diambil harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Bukan semata kepentingan sesaat," ujar Andika Sitepu, Caleg No 1 Partai Hanura DS Dapil Percut Sei Tuan.(R1)